January 22, 2021
Berdiam Lilin Semeru 2020, Polresta Malang Kota Siap Amankan Ibadah Natal

Berdiam Lilin Semeru 2020, Polresta Malang Kota Siap Amankan Ibadah Natal

TIMESINDONESIA, MALANG – Pelaksanaan rapat harmonisasi Operasi Lilin Semeru 2020 pada Polresta Malang Kota diikuti oleh Wali Kota Malang, Sutiaji bergandengan Kodim 0833, Denpom, Pengurus Gereja, Ketua FKUB dan Ormas-ormas yang lain.

TIMESINDONESIA, MALANG – Pelaksanaan rapat harmonisasi Operasi Lilin Semeru 2020 dalam Polresta Malang Kota diikuti sebab Wali Kota Malang, Sutiaji bergandengan Kodim 0833, Denpom, Pengurus Gereja, Ketua FKUB dan Ormas-ormas lainnya.

Proses Lilin Semeru 2020 akan dijalankan selama 15 hari, mulai agenda 21 Desember 2020 hingga 4 Januari 2021 membahas kesiapan jelang Natal dan Tahun Baru (Nataru).

“Kami ingin memberikan pengamanan khusus pada saat ibadah natal. Tapi kami sebetulnya sampaikan ibadah natal tahun tersebut berbeda dengan tahun lalu, yakni secara virtual di rumah masing-masing, ” ujar Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Leonardus Simarmata, Rabu (16/12/2020).

Disisi lain, untuk para massa yang ingin melaksanakan ibadah Natal diperbolehkan tapi dengan syarat pembatasan jumlah jemaah yang nantinya hendak mengikuti ibadah.

“Batasan jemaah sendiri, tadi ada yang usul untuk dibatasi 50 persen. Akan tetapi  kami minta kalau bisa diturunkan ke 30 persen. Ini sudah beta sampaikan kepada pengurus gereja, karena kita ingin ada protokol kesehatan yang benar-benar ketat, ” ungkapnya.

Untuk pengamanan tempat ibadah, pihak Polresta Malang Kota akan menempatkan 3 Pos Pemantauan (Pospam) dan dua Posyan (Pos Pelayanan).

“Kita akan siapkan di Kayutangan, Katedral Ijen dan Albertus, itu untuk pospam. Buat posyan sendiei kita tempatkan dalam Graha Kencana Adiputro dan kemungkinan keluar Madyopuro, ” katanya.

Leo menuturkan, telah menyiapkan 800 personel sejak Polresta Malang Kota, 100 dari Brimob, 60 dari Kodim, lulus ada Satpol PP, Dishub, Dinkes dan Ormas-ormas lainnya. Hal ini pun juga bertujuan untuk mengantisipasi kelompok-kelompok radikal.

“Kami sudah mendeteksi aktifitas dari kelompok ini (radikal). Saya melengkapi seluruh anggota pengamanan ana khususnya di pos-pos dengan senjata laras panjang, ” imbuhnya.

Dirinya juga menyampaikan, jika ada yang mencurigakan atau melakukan upaya teror pada petugas Polresta Malang Kota, ia perintahkan untuk segera mengambil tindakan tegas. “Tidak usah ragu, sebab kita ingin semua berlangsung secara aman dan damai. Ini buat Kota Malang juga, ” tegasnya usai rapat koordinasi Operasi Lilin Semeru 2020. (*)