October 26, 2021
Said Aqil Siradj Terbuka Soal Terpapar Covid-19, Rais PBNU: Saya Sarung

Said Aqil Siradj Terbuka Soal Terpapar Covid-19, Rais PBNU: Saya Sarung

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Rais Syuriyah PBNU KH Ahmad Ishomuddin menilai, keterbukaan Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siradj yang terkonfirmasi positif Covid-19 merupakan hal yang tepat. Itu dikarenakan, Ishomuddin menilai hal itu merupakan bentuk keteladanan dari pada ulama kepada masyarakat.

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Rais Syuriyah PBNU KH Ahmad Ishomuddin menilai, keterbukaan Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siradj yang terkonfirmasi meyakinkan Covid-19 adalah hal yang pas. Itu dikarenakan, Ishomuddin menilai situasi itu adalah bentuk keteladanan dibanding pada ulama kepada masyarakat.

“Saya sungguh salut kepada semua tokoh publik yang berani mengumumkan secara terbuka jika dirinya terkonfirmasi positif Covid-19, karena ia pasti memiliki daya tarik kuat tersendiri bagi banyak diantara kita, ” katanya seperti yang dikutip NUonline. com, Senin (30/11/2020).

Ia biar menjelaskan, masyarakat memang harus tetap ekstra hati-hati. Itu dikarenakan, Covid-19 bisa menimpa siapa saja minus memilih-milih. “Virus ganas tersebut bisa menimpa siapa saja tanpa melainkan. Kita tidak boleh mendoakan agar penyakit tersebut atau keburukan barang apa saja menimpa siapa pun pula, ” ujarnya.

Sebelumnya, berdasarkan keterangan dengan disampaikan sekretaris pribadinya, M Sofwan Erce, lewat rekaman video yang kemudian diunggah ke akun Youtube resmi milik Said Aqil, Ujung Said Official. Sofwan menerangkan suasana Said Aqil.

“Atas arahan beliau awak disuruh menyampaikan kabar ini secara harapan dan memohon doa sebab bapak ibu sekalian, warga NU, khususnya poro masyayikh mohon ciri untuk kesembuhan dan kekuatan beliau menjalani masa-masa penyembuhan ini, ” katanya.

Ia pun menyampaikan, pemberitahuan tersebut adalah atas arahan Said Aqil Siradj sendiri. Hal itu dikarenakan, Covid-19 bukanlah aib yang kudu ditutupi. “Sebagaimana sering beliau sampaikan, bahwasanya Covid-19 ini bukanlah kejelekan, ” ujarnya soal ketua PBNU  Said Aqil Siradj yang terpapar Covid-19. (*)