November 23, 2020
Selama Pendemi Kasus ODHA di Praja Cirebon Capai 200 Orang

Selama Pendemi Kasus ODHA di Praja Cirebon Capai 200 Orang

TIMESINDONESIA, CIREBON – Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Tanah air Cirebon memaparkan angka pasien peristiwa orang dengan HIV/AIDS (ODHA) dalam masa pendemi meningkat hingga mencapai 200 orang. Sekretaris KPA Praja Cirebon Sri Maryati mengatakan penambahan kasus positif HIV/AIDS (ODHA) disebabkan sedikit pasien yang sadar buat melakukan pengobatan secara rutin.

TIMESINDONESIA, CIREBON – Komisi Penanggulangan AIDS  (KPA) Kota Cirebon memaparkan angka pasien kasus orang dengan HIV/AIDS (ODHA) di masa pendemi meningkat maka mencapai 200 orang.

Sekretaris KPA Praja Cirebon Sri Maryati mengatakan penambahan kasus positif HIV/AIDS (ODHA) dikarenakan sedikit pasien yang sadar buat melakukan pengobatan secara rutin.

“Mereka yang tidak ingin berobat alasannya karena memang pemahaman yang terkait secara pengobatan HIV ini masih benar minim dan menjadi masalah, Ya mereka menganggapnya baik-baik saja atau terasa sehat, sehingga tidak perlu mengakses obat, ” kata Maryati, Kamis (19/11/2020).

Maryati mencatat, di tarikh 2019 total kasus positif HIV/AIDS di Kota Cirebon tercatat 1252 kasus.

“Kalau tahun ini jumlahnya sampai mencapai 1500, ” katanya.

Dari masukan yang tercatat KPA, yang telah mengikuti pengobatan baru 600 orang. Padahal, jika memenuhi target 60 persen sebanyak 900 orang harus berobat.

“Kalau dari 1500 ke 600 itu kisaran baru 45 upah yang baru sadar pengobatan, kita masih punya utang 20 persenan lagi, ” ujarya

Dia mengatakan, strategi yang dilakukan KPA Kota Cirebon akan lebih mengikat mereka dengan positif untuk bisa melanjutkan pengobatannya.

Muslihat lainnya, tambah Maryati, melalui KPA Propinsi Jawa Barat, KPA memiliki petugas KPAP yang bertugas untuk melakukan pendekatan kepada mereka yang putus obat.

“KPAP ini tugasnya melangsungkan pendekatan kepada ODHA yang gak berobat lagi dengan tujuan supaya mereka mau kembali berobat, ” tandasnya.   (*)