November 23, 2020
Kemenparekraf Gelar Workshop Manajemen Panggung untuk Pelaku Seni Pertunjukan

Kemenparekraf Gelar Workshop Manajemen Panggung untuk Pelaku Seni Pertunjukan

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Kemenparekraf RI (Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif) mendukung pelaku industri seni pergelaran meningkatkan pemahaman lebih mendalam terkait manajemen panggung agar mampu menjatuhkan kapasitas dan profesionalisme kerja.

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Kemenparekraf RI (Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif) mendukung karakter industri seni pertunjukan meningkatkan pemahaman lebih mendalam terkait manajemen stan agar mampu mendongkrak kapasitas dan profesionalisme kerja.

Direktur Industri Kreatif Irama, Seni Pertunjukan dan Penerbitan Mohammad Amin saat Bimbingan Teknis (Bimtek) Manajemen Panggung di Depok, Senin (19/10/2020) menjelaskan dalam penyelenggaraan urusan, manajemen panggung merupakan kebutuhan sempurna dalam penyelenggaraan seni pertunjukan serta kegiatan perhelatan acara hiburan.  

“Bidang ini menjadi penting karena berlaku sebagai sebuah organisasi dalam tayangan, yang mengawal perwujudan ide seorang seniman atau kreator, mulai sebab perencanaan, proses kreatif, pembangunan, tenggat teknis pelaksanaan pertunjukan, ” ujar Mohammad Amin.  

Ia juga membaca, peran seorang manajer panggung pun menjadi penting karena mengkoordinir segenap komponen artistik seperti set, property, lighting, sound, musik, artis, mematok jalannya sebuah pertunjukan. Oleh sebab itu tujuan diselenggarakannya kegiatan ini adalah untuk menciptakan manajemen panggung profesional, yang sesuai dengan hajat masing-masing.  

“Hal ini untuk memajukan pengalaman penanganan kasus-kasus dalam dunia seni pertunjukan. Maka dari itu diperlukan bimbingan teknis pelatihan/pengajaran teori dan praktik bagi para Eksekutif Panggung, ” ujar Amin.  

Pelaksanaan Bimbingan Teknis Manajemen Panggung dilaksanakan pada 15-17 Oktober 2020 di The Margo Hotel Depok dan di Fakultas Ilmu Budaya Universitas Indonesia.  

Pengajaran bimtek ini biar dilaksanakan dalam dua metode yaitu teori di hari pertama dan kedua, lalu praktik di keadaan ketiga yang dilaksanakan di balairung Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Indonesia.  

Beberapa materi yang diberikan di antaranya Pengantar Dasar Manajemen Stan, Persiapan Seorang Manajer Panggung Suruhan dan Tanggung jawab, Sistem Kegiatan, Struktur dan Organisasi Manajemen Panggung, Mengelola Technical Week – Paperwork’s serta praktik sebagai Manajer Stan melalui simulasi pertunjukan.  

Amin berniat kegiatan bimbingan teknologi manajemen stan ini dapat mendorong peserta mempunyai bekal pengetahuan dan kemampuan di bidang Manajemen Panggung secara kaki profesional, sehingga mampu bekerja di bidangnya secara lebih baik.  

“Kegiatan ini diharapkan mampu menciptakan kondisi kerja manajemen panggung yang sistematis dan terprosedur sesuai standar kerja dan kebutuhan masing-masing pertunjukan. Hal ini diharapkan mampu memberikan andil positif dalam perkembangan dunia lembut pertunjukan, ” tutup Amin.   (*)