October 24, 2020
Mengenal Pejuang, Dinas Sosial Malut Gelar Seminar Kepahlawanan

Mengenal Pejuang, Dinas Sosial Malut Gelar Seminar Kepahlawanan

TIMESINDONESIA, TERNATE – Dinas Sosial Maluku Utara menyelenggarakan seminar dengan tema "Mengenal Pejuang Maluku Utara", bertempat di Hotel Dragon Ternate, Rabu (14/10/2020). Sedia sebagai narasumber, Dr. Ridha Azam mewakili TP2GD (Tim Penelitian dan Pengkajian Gelar Daerah) dan Irfan Ahmad sejarawan muda Maluku Memajukan.

TIMESINDONESIA, TERNATE – Dinas Sosial Maluku Melahirkan menggelar seminar dengan tema “Mengenal Pejuang Maluku Utara”, bertempat pada Hotel Dragon Ternate, Rabu (14/10/2020).

Terlihat sebagai narasumber, Dr. Ridha Azam mewakili TP2GD (Tim Penelitian dan Pengkajian Gelar Daerah) dan Irfan Ahmad sejarawan muda Maluku Memajukan.

Mendahului sambutannya, Kadinsos Andrias Thomas mengucapkan bangsa yang besar tentunya, kaum yang selalu mencintai para pahlawannya.

Andrias menilai, akhir-akhir ini terkadang pengambilan kebijakan nasional oleh pemerintah tengah sering kali menimbulkan bebagai kontroversi yang begitu meresahkan bahkan membina ketidaknyaman di tengah-tengah masyarakat, yang oleh sebagian pengamat, praktisi serta akademisi menilai semuanya itu karena ketidak pemahaman kita tentang sejarah.  

“Dengan memahami sejarah kita bisa memahami peradaban di masa habis dan itu pembelajaran yang benar berharga, ” ucap Andrias.  

Kegiatan ini kata dia, bagian lantaran sejarah, menggali, mengangkat, mengkaji serta mensosialisasikan kepada masyarakat luas terutama generasi muda khususnya di Maluku Utara. Sebagaimana tema yang diangkat “Mengenal Tokoh Pejuang Maluku Utara”.

Andrias mengatakan, sudah saatnya generasi muda harus mengenal tokoh pejuang, tidak sekedar menghargai dengan memberi nama jalan, Bandara, Aula, dan lain-lain. Akan tetapi di situ ada value  termasuk local wisdom (kearifan lokal)

Lebih jauh Kadinsos mengemukakan, masa ini Provinsi Maluku Utara telah memiliki instrumen ilmiah yang tugasnya mengkaji dokumen pejuang ataupun orang yang dianggap berjasa pada bidang tertentu. Selain itu menentukan layak-tidaknya seseorang diberikan penghargaan yaitu secara terbentuknya Tim Peneliti dan Penyelidik Gelar Daerah (TP2GD), Provinsi Maluku Utara, melalui keputusan Gubernur No. 313/KPTS/MU/2020.

Selain itu, kolaborasi Dinas Sosial Provinsi dan TP2GD Provinsi juga telah menghasilkan sebuah Pergub No. 12. 1 Tahun 2020 Mengenai Pemberian Gelar, Tanda Jasa, Bukti Kehormatan dan Penganugrahan Tanda Kehormatan.

“Jadi kita telah memiliki instrumen tersebut semua, tugas dan fungsi institusi independen dimaksud dapat  kita menyimak pemaparan narasumber nanti, ” jelasnya.

Di sesi pemaparan, Dr. Ridha Azam menjelaskan mekanisme pengusulan pahlawan nasional, mulai dari tingkat kabupaten/ kota hingga ke pusat.

Selain itu, ia juga menyoroti belum semuanya kabupaten/kota yang memiliki Tim Peneliti serta Pengkaji Gelar Daerah (TP2GD).

“TP2GD tersebut penting, sehingga usulan seseorang itu menjadi pahlawan atau memiliki jasa baik untuk daerah maupun buat negara itu benar-benar memiliki asas kuat, berdasarkan hasil kajian, ” cetus Dr. Ridha.  

Usai bagian pemaparan, seminar dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. Diskusi begitu hidup pasal terjadi interaksi antara narasumber serta para peserta.

Turut hadir pada agenda tang digelar Dinas Sosial Maluku Utara itu, Kadis Kearsipan serta Perpustakaan Rahwan K Suamba, Peserta dari Dinas Sosial kabupaten/kota, Perwakilan unsur pemuda, tokoh adat, dan tokoh pemuda di Maluku Melahirkan. (*)