October 24, 2020
Transmisi Lokal Covid-19 Bertambah, Sekolah di Pulau Morotai Diliburkan Lagi

Transmisi Lokal Covid-19 Bertambah, Sekolah di Pulau Morotai Diliburkan Lagi

TIMESINDONESIA, MOROTAI – Bertambahnya urusan jumlah Positif Covid-19 yang disebabkan transmi lokal membuat Dinas Pendidikan Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Mengetengahkan meliburkan kembali seluruh sekolah. Madrasah yang diliburkan adalah yang berkecukupan di bawah tanggung jawab Biro Pendidikan yakni PAUD hingga SMP sambil menunggu perkembangan kondisi benar-benar terkendali.

TIMESINDONESIA, MOROTAI – Bertambahnya kasus jumlah Positif Covid-19 yang disebabkan transmi lokal membuat Dinas Pendidikan Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara meliburkan kembali seluruh sekolah.

Sekolah yang diliburkan adalah yang berada di bawah tanggung jawab Dinas Pendidikan  yakni PAUD maka SMP sambil menunggu perkembangan iklim benar-benar terkendali.

Sebagaimana disampaikan Kadis Pendidikan Pulau Morotai, Revi F Dayang, M. Pd, bahwa sebelumnya seluruh sekolah baik SD dan SMP di Morotai telah diliburkan semasa 14 hari atau sampai 30 September 2020.

Hanya saja kondisi Covid-19 terutama kasus transmi lokal langsung bertambah sehingga Dinas Pendidikan memutuskan libur diperpanjang kembali selama 14 hari.

Pihaknya akan melihat selama 14 hari kedepan jumlah kasus Covid-19 telah jauh menurun maka, cara belajar mengajar dapat berjalan balik seperti semula.

“Namun, bila jumlah pasti Covid-19 masih terus bertambah oleh karena itu libur terus diperpanjang. Karena ana tidak mau mengambil resioko, ” terang Kadis Pendidikan Revi F Dara, M. Si, Jumat  (2/10/2020) sore.

Untuk perpanjang libur sekolah taat Refi, telah disampaikan Dinas Pendidikan kepada seluruh Kepala Sekolah molek Paud, TK, SD dan SMP untuk diketahui dan ditindak lanjuti.

“Seperti diketahui pemberitahuan yang disampaikan Diknas melalu Surat Edaran Nomor: 420/1512/DIKBUD. K/X/2020, tentang pelaksanaan kegiatan membiasakan mengajar disekolah yang diperpanjang libur di masa pandemi coronavirus disease 2019 (covid-19), ” Kata Revi.

Ditegaskan, surat tersebut melanjutkan Surat Informasi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pulau Morotai sebelumnya Nomor 420/1451/DIKBUD. K/IX/2020, tanggal 15 September

2020 mengenai pelaksanaan kegiatan belajar mengajar dalam sekolah yang diliburkan sementara waktu di masa pandemicovid-19.

Namun, setelah mencermati perkembangan penyebaran pandemi covid-19 pada Kabupaten Pulau Morotai maka beserta ini kami sampaikan beberapa situasi sebagai berikut:

Pertama, dengan adanya pengembangan jumlah kasus yang dinyatakan positive covid-19 di Kabupaten Pulau Morotai di masa new normal, sudah terjadi penyebaran Virus Corona menggunakan transmisi lokal, sehingga perlu diantisipasi dampak tersebut terhadap kegiatan membiasakan mengajar di sekolah.

Kedua, untuk mengantisipasi kemungkinan dampak penyebaran covid-19 di  Kabupaten Pulau Morotai terhadap kesibukan belajar mengajar di sekolah, oleh sebab itu kegiatan belajar mengajar diperpanjang periode libur selama 14 hari terkira mulai 1 Oktober sampai dengan 16 Oktober 2020.

Ketiga, semua Besar Sekolah dan Guru wajib melakukan aktifitas di sekolah untuk mengevaluasi program sekolah yang sudah dijalankan di masa pandemi covid-19, serta merencanakan program berikutnya.

Keempat, semua kiai dilarang meninggalkan tugas dan muncul daerah tanpa rekomendasi dari Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan mengikuti izin tertulis dari Sekretaris Daerah Kabupaten Pulau Morotai. (*)