October 24, 2020
Kertajati dan Jatitujuh Jadi Kawasan Perkotaan di Majalengka

Kertajati dan Jatitujuh Jadi Kawasan Perkotaan di Majalengka

TIMESINDONESIA, MAJALENGKA – Raperda Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Kawasan Perkotaan Kertajati - Jatitujuh, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat tarikh 2020-2024 telah ditandatangani dan persetujuan bersama di DPRD Majalengka, Senin (28/9/2020).

TIMESINDONESIA, MAJALENGKA – Raperda Rencana Detail Peraturan Ruang (RDTR) Kawasan Perkotaan Kertajati – Jatitujuh, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat tahun 2020-2024 telah ditandatangani dan persetujuan bersama di DPRD Majalengka, Senin (28/9/2020).

Dalam kesempatan tersebut, selain penandatanganan persetujuan bersama Raperda RDTR antara Pemerintah Daerah & DPRD Majalengka itu, juga sekaligus penandatanganan persetujuan bersama Reperda transformasi APBD Majalengka tahun anggaran 2020.

Kesibukan tersebut dihadiri Bupati dan Wakil Bupati Majalengka H Karna Sobahi-Tarsono D Mardiana, Sekda, Asda III, Ketua DPRD Majalengka beserta para-para Wakil Ketua DPRD, Ketua Bagian dan Ketua Komisi serta bagian DPRD yang berjumlah 43 karakter.

Karna Sobahi mengatakan berkaitan dengan substansi RDTR OSS, dalam rangka upaya percepatan dan peningkatan investasi & berusaha. RDTR menjadi signifikan di dalam membantu realisasi investasi karena bisa mempersingkat waktu izin pemanfaatan tanah.

“Adapun RDTR kawasan perkotaan Kertajati-Jatitujuh berniat untuk mewujudkan kawasan perkotaan Kertajati dan Jatitujuh sebagai pintu gerbang investasi berbasis perdagangan dan jasa serta Industri terpadu yang kaya, berdaya saing dan berkelanjutan, ” katanya.

Sementara itu, kata dia, buat detail tata ruang kawasan perkotaan Kertajati dan Jatitujuh tahun 2020-2040, meliputi delineasi dan tujuan penataan BWP, rencana struktur ruang, penetapan Sub-BWP Prioritas dan peraturan zonasi.

Medan perkotaan Kertajati dan Jatitujuh terbagi kedalam 4 Sub. Yakni, Sub bagian wilayah perkotaan A, sebagai pintu gerbang investasi. Kegiatan berfokus pada pusat permukiman, pertanian, perkantoran, sarana pelayanan umum dan perdagangan jasa.

Sedangkan, sub bagian wilayah perkotaan B sebagai pusat kegiatan investasi berfokus pada perdagangan dan uluran tangan, industri terpadu, permukiman modern, pergudangan dan wisata buatan.

Sub bagian daerah perkotaan C sebagai kawasan penyediaan industri berfokus pada perdagangan dan jasa kawasan Industri dan sub bagian wilayah perkotaan D sebagai wilayah pertanian.

“Kami segenap Pemerintah Daerah Kabupaten Majalengka berterimakasih serta menyerahkan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada DPRD, khususnya badan anggaran dan pansus 4 DPRD Majalengka yang sudah bekerja keras untuk membahas rancangan peraturan daerah yang kami sampaikan, ” kata Bupati.

“Sehingga hari itu tercapai kata sepakat untuk bersama-sama memberikan persetujuan terhadap rancangan modifikasi APBD tahun 2020 serta RDTR Kawasan Perkotaan Kertajati-Jatitujuh 2020-2024, ” jelas Bupati Karna Sobahi. (*)