October 26, 2021
Kertajati dan Jatitujuh Jadi Kawasan Perkotaan di Majalengka

Kertajati dan Jatitujuh Jadi Kawasan Perkotaan di Majalengka

TIMESINDONESIA, MAJALENGKA – Raperda Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Kawasan Perkotaan Kertajati - Jatitujuh, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat tarikh 2020-2024 telah ditandatangani dan persetujuan bersama di DPRD Majalengka, Senin (28/9/2020).

TIMESINDONESIA, MAJALENGKA – Raperda Rencana Detail Peraturan Ruang (RDTR) Kawasan Perkotaan Kertajati – Jatitujuh, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat tahun 2020-2024 telah ditandatangani dan persetujuan bersama di DPRD Majalengka, Senin (28/9/2020).

Dalam kesempatan tersebut, selain penandatanganan persetujuan bersama Raperda RDTR antara Pemerintah Daerah & DPRD Majalengka itu, juga sekaligus penandatanganan persetujuan bersama Reperda transformasi APBD Majalengka tahun anggaran 2020.

Kesibukan tersebut dihadiri Bupati dan Wakil Bupati Majalengka H Karna Sobahi-Tarsono D Mardiana, Sekda, Asda III, Ketua DPRD Majalengka beserta para-para Wakil Ketua DPRD, Ketua Bagian dan Ketua Komisi serta bagian DPRD yang berjumlah 43 karakter.

Bupati Majalengka b

Karna Sobahi mengatakan berkaitan dengan substansi RDTR OSS, dalam rangka upaya percepatan dan peningkatan investasi & berusaha. RDTR menjadi signifikan di dalam membantu realisasi investasi karena bisa mempersingkat waktu izin pemanfaatan tanah.

“Adapun RDTR kawasan perkotaan Kertajati-Jatitujuh berniat untuk mewujudkan kawasan perkotaan Kertajati dan Jatitujuh sebagai pintu gerbang investasi berbasis perdagangan dan jasa serta Industri terpadu yang kaya, berdaya saing dan berkelanjutan, ” katanya.

Sementara itu, kata dia, buat detail tata ruang kawasan perkotaan Kertajati dan Jatitujuh tahun 2020-2040, meliputi delineasi dan tujuan penataan BWP, rencana struktur ruang, penetapan Sub-BWP Prioritas dan peraturan zonasi.

Bupati Majalengka v

Medan perkotaan Kertajati dan Jatitujuh terbagi kedalam 4 Sub. Yakni, Sub bagian wilayah perkotaan A, sebagai pintu gerbang investasi. Kegiatan berfokus pada pusat permukiman, pertanian, perkantoran, sarana pelayanan umum dan perdagangan jasa.

Sedangkan, sub bagian wilayah perkotaan B sebagai pusat kegiatan investasi berfokus pada perdagangan dan uluran tangan, industri terpadu, permukiman modern, pergudangan dan wisata buatan.

Sub bagian daerah perkotaan C sebagai kawasan penyediaan industri berfokus pada perdagangan dan jasa kawasan Industri dan sub bagian wilayah perkotaan D sebagai wilayah pertanian.

“Kami segenap Pemerintah Daerah Kabupaten Majalengka berterimakasih serta menyerahkan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada DPRD, khususnya badan anggaran dan pansus 4 DPRD Majalengka yang sudah bekerja keras untuk membahas rancangan peraturan daerah yang kami sampaikan, ” kata Bupati.

“Sehingga hari itu tercapai kata sepakat untuk bersama-sama memberikan persetujuan terhadap rancangan modifikasi APBD tahun 2020 serta RDTR Kawasan Perkotaan Kertajati-Jatitujuh 2020-2024, ” jelas Bupati Karna Sobahi. (*)