October 24, 2020
Pasangan LADUB Berkoalisi dengan Rakyat pada Pilbup Malang

Pasangan LADUB Berkoalisi dengan Rakyat pada Pilbup Malang

TIMESINDONESIA, MALANG – Tiada kata gentar dari Bagian LADUB (Hj Lathifah Shohib-Didik Tabiat Muljono) pada Pilbup Malang 2020, meski lawannya menghimpun koalisi gemuk bersama 6 Parpol. Untuk tersebut, pasangan LADUB bertekad menjalin koalisi dengan rakyat dalam mengarungi ketatnya pesat demokrasi lima tahunan di Kabupaten Malang tersebut.

TIMESINDONESIA, MALANG – Tidak kata gentar dari Pasangan LADUB (Hj Lathifah Shohib-Didik Budi Muljono) pada Pilbup Malang 2020, walaupun lawannya menghimpun koalisi gemuk berhubungan 6 Parpol.

Untuk itu, pasangan LADUB bertekad menjalin koalisi dengan kaum dalam mengarungi ketatnya pesat demokrasi lima tahunan di Kabupaten Malang tersebut.

Bacabup Malang Hj Lathifah Shohib mengatakan, berkoalisi dengan rakyat menjadi kunci utama kesuksesan dalam Piklbup Malang.

“Seberapa banyak parpol yang diusung, apabila tidak mendapat dukungan dari rakyat akan menjadi sia-sia. Maka dari itu, kami Istikomah untuk berkoalisi secara rakyat pada Pilkada ini, ” ujarnya, Sabtu (12/9/2020).

Lebih lanjut dia mengatakan, Pasangan LADUB memang cuma didukung oleh dua partai politik dalam hal ini PKB & Hanura. Ini sudah cukup buat bersaing secara sehat dalam memperebutkan kursi Bupati Malang.

“Karena berkoalisi secara rakyat, maka apa yang menjadi keinginan masyarakat kami serap. Terutama masalah pelayanan dasar meliputi pendidikan, kesehatan dan ekonomi, ” sebutan Anggota DPR RI tersebut.

Disamping tersebut, kata politisi PKB tersebut, kadar nelayan, petani serta guru honorer akan diperhatikan. Mengingat selama itu mereka masih membutuhkan perhatian.

“Apa dengan menjadi resource atau sumber daya yang kami miliki di pusat akan dibawa ke Kabupaten Malang dalan rangka membawa perubahan serta pertambahan yang semakin lebih baik sedang, ” ungkapnya.

Cucu pendiri NU ini juga menegaskan, Pasangan LADUB berkomitmen menjalankan Pilbup Malang 2020 yang beretika, sesuai aturan dan berkeadaban. (*)