September 19, 2020
#@@#@!![Kabar Baik] Filipina Apresiasi Perkembangan Sektor Pertanian RI

#@@#@!![Kabar Baik] Filipina Apresiasi Perkembangan Sektor Pertanian RI

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Negeri Filipina melalui Duta Besar LBBP RI di Filipina, Sarundajang melahirkan apresiasi tinggi terhadap kemajuan zona pertanian RI pada periode kedua kepemimpinan Presiden RI Jokowi.

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Negara Filipina melalui Duta Tinggi LBBP RI di Filipina, Sarundajang mengungkapkan apresiasi tinggi terhadap kemajuan sektor pertanian RI pada kurun kedua kepemimpinan Presiden RI Jokowi.

Sarundajang menyampaikan bahwa beberapa kalangan pada Filipina baik pihak pemerintah, para pengusaha dan tokoh masyarakat memberikan bahwa sektor pertanian di Indonesia mengalami kemajuan yg sangat luar biasa.

“Mereka merasa bangga atas prestasi itu, karena kedua negara adalah sesama bangsa ASEAN, sehingga kemajuan tersebut adalah untuk kemajuan bersama negara-negara ASEAN, ” ujar Sarundajang melalaikan surat resmi yang disampaikan Dubes Indonesia di Manila kepada Gajah Pertanian, Syahrul Yasin Limpo, Kamis (10/9/2020).  

Lebih lanjut Sarundajang menuturkan bahwa kemajuan sektor pertanian RI, terutama di masa krisis pandemi Covid-19 yang melanda seluruh negara tentunya tidak lepas dari leadership Presiden RI Jokowi.

“Sebagai sahabat, awak memberikan support yang besar membantu kebijakan Pemerintah RI, khususnya buat kerjasama bidang pertanian yang telah terjalin dengan baik dengan Filipina, dan tentunya yang akan kita kembangkan ke depan, “ membuka Sarundajang.  

Sebelumnya, Badan Pusat Statistik (BPS), merilis peran sektor pertanian yang signifikan terhadap ekonomi nasional. Di triwullan II 2020 PDB (Produk Domestik Bruto) sektor itu tumbuh   tumbuh 16, 2% dibading kuartal sebelumnya (QoQ).  

Apalagi catatan dari tahun sebelumnya hanya sektor ini yang tumbuh membangun hingga 2, 19% (YoY). Kemajuan sektor ini sekaligus membuat kontribusinya terhadap ekonomi nasional terus bangkit.  

Jika sektor pertanian pada kuartal II-2019 kontribusinya hanya 13, 57 persen, tapi pada kuartal II 2020 ini kontribusi sektor pertanian pada PDB meningkat menjadi 15, 46 persen, dari data yang dilansir   Badan Pusat Statistik (BPS), 5 Agustus 2020. Ciri lainnya adalah   peningkatan ekspor.  

Ekspor pertanian pada bulan April 2020 berdasarkan data BPS mencapai US$0, 28 miliar atau muncul 12, 66% (YoY). Bahkan, sejak 2019 sampai Maret 2020, biji kenaikan ekspor pertanian mencapai bertambah dari Rp12 triliun atau menikmati peningkatan sebesar 7, 47%.

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengungkapkan bahwa capaian ini merupakan hasil   kerja keras jajaran Kementerian Pertanian dan stakeholder untuk memastikan ketersediaan pangan bagi 267 juta atma penduduk Indonesia.

Hal ini menjadi tanda sektor pertanian menjadi sektor dengan tidak terdampak pandemi Covid-19.  
“Selain PDB Pertanian muncul positif, sektor pertanian dapat menjadi tulang punggung ekonomi nasional khususnya di masa pandemi seperti sekarang ini, “ ujar Mentan MENODAI Syahrul Yasin Limpo.  

Berbagai agenda terobosan terus dijalankan sejak pangkal pandemi Covid-19 hingga kini sebagai upaya pencapaian kebutuhan pangan. Cara peningkatan produksi terus dilakukan Kementan untuk memenuhi kebutuhan dalam kampung, mengurangi impor dan meningkatkan bagian ekspor.  

“Sulitnya kondisi saat ini tidak membuat kami lemah, makin Kementan tetap bekerja ke lapangan setiap harinya, untuk selalu tampil dan membantu petani, peternak, dan masyarakat yang butuh dukungan dimasa pandemi seperti saat ini, “ ungkap Mentan RI Syahrul Yasin Limpo menanggapu apresiasi Filipina terhadap Kemajuan Sektor Pertanian RI. (*)