November 30, 2020
Pengungkit Produksi Migas, PHE WMO Kembali Aktifkan Anjungan di Perairan Bangkalan

Pengungkit Produksi Migas, PHE WMO Kembali Aktifkan Anjungan di Perairan Bangkalan

TIMESINDONESIA, BANGKALAN – PT Pertamina Hulu Energi West Madura Offshore (PHE WMO) kembali mengaktifkan anjungan lepas pantai PHE-12 di 50 kilometer dari melabrak pantai Kecamatan Sepulu, Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur.

TIMESINDONESIA, BANGKALAN – PT Pertamina Desa Energi West Madura Offshore (PHE WMO) kembali mengaktifkan anjungan lepas pantai PHE-12 di 50 kilometer dari bibir pantai Kecamatan Sepulu, Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur.

Stan ini sebelumnya sempat dilakukan pengeratan bangunan pada bagian atas (topside) akibat kejadian kemiringan pada tata anjungan yang disebabkan perubahan iklim tanah.

Senior Manager Departemen Operasi SKK Migas Perwakilan Jabanusa Indra Zulkarnain mengatakan, anjungan PHE-12 seharusnya sudah beroperasi di 2017. Namun, menetapkan dilakukan perbaikan akibat insiden kemiringan.

“Saat ini proses perizinan sudah selesai, dan tinggal pengerjaan, ” ucapnya saat menghadiri sosialisasi di Balairung Agung Kabupaten Bangkalan, Kamis (10/9/2020).

Era ini, sambung Indra, PHE WMO mampu menghasilkan 2. 000-3. 000 barel minyak per hari. Pemasangan anjungan PHE-12 diharapkan bisa menambah 500-1000 barrel minyak per hari.

“Anjungan PHE-12 diharapkan mampu mendongkrak jumlah produksi PHE WMO, dan bisa meningkatkan perekonomian di Jawa Timur dan Kabupaten Bangkalan, ” imbuhnya.

Alat mengungkapkan, pemasangan kembali anjungan direncanakan pada September-Oktober 2020. Anjungan lepas pantai PHE-12 yang akan dipasang merupakan anjungan lama dan posisinya hanya bergeser sedikit.

“Kami sangat mengharap dukungan dari pemerintah dan bangsa Bangkalan agar pemasangan anjungan berjalan dengan lancar, ” jelasnya.

Sementara tersebut, Bupati Bangkalan R Abd Latif Amin Imron menyambut baik pengoperasian kembali anjungan lepas pantai PHE-12 yang dibangun PHE WMO. Namun demikian, lingkungan perlu diperhatikan biar ekosistem laut yang menjadi lengah pencaharian masyarakat tidak tercemar. “Harapan kami, PHE WMO juga berperan aktif dalam membangun perekonomian & mengembangkan potensi lokal untuk mensejahterakan masyarakat Kabupaten Bangkalan, ” ucapnya. (*)