November 24, 2020
PRA Luqman Zulkaedin Dinobatkan Menjadi Tuan Sepuh XV

PRA Luqman Zulkaedin Dinobatkan Menjadi Tuan Sepuh XV

TIMESINDONESIA, CIREBON – Pangeran Raja Adipati (PRA) Luqman Zulkaedin resmi dinobatkan menjadi Sultan Sepuh XV. Penobatan tersebut ditandai dengan penyematan keris peninggalan Sunan Gunung Jati di PRA Luqman Zulkaedin, yang bertempat di Auditorium Panembahan Keraton Kasepuhan Cirebon, Minggu (30/8/2020).

TIMESINDONESIA, CIREBON – Pangeran Raja Adipati (PRA) Luqman Zulkaedin resmi dinobatkan menjelma Sultan Sepuh XV. Penobatan itu ditandai dengan penyematan keris wasiat Sunan Gunung Jati di PRA Luqman Zulkaedin, yang bertempat di Bangsal Panembahan Keraton Kasepuhan Cirebon, Minggu (30/8/2020).

Sesuai dengan adat kebiasaan yang ada di Keraton Kasepuhan Cirebon, sepeninggal Sultan Sepuh XIV, maka putra mahkota PRA Luqman Zulkaedin naik tahta menjadi Tuan Sepuh XV.

Dalam sambutannya, Sultan Gaek XV PRA Luqman Zulkaedin menyampaikan, amanah yang diberikan di pundaknya merupakan suatu hal yang harus dijalankan. Secara turun temurun, Kerajaan Kasepuhan Cirebon selalu menjalani kebiasaan istiadat dan tradisi.

“Sampai saat tersebut, adat dan tradisi masih lestari terjaga, dan kini diteruskan oleh kami sebagai Sultan Sepuh XV, ” jelasnya, Minggu (30/8/2020).

Setelah pelantikan ini, maka otomatis Sultan Gaek XV PRA Luqman Zulkaedin mau melaksanakan tugas dan tanggung tanggungan di Keraton Kasepuhan Cirebon, serta melanjutkan tugas dari ayahnya, yakni melanjutkan adat dan tradisi.

Penobatan itu dihadiri oleh wargi keraton, raja-raja dan sultan se-Nusantara Cirebon, mengikuti Gubernur Jawa Barat Ridwan Sempurna.

Menurut Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Hemas dari Kesultanan Yogyakarta yang turut hadir, dirinya mengucapkan selamat pada naik tahtanya Sultan Sepuh XV. Dirinya kenal dekat dengan almarhumah Sultan Sepuh XIV, karena ada peran yang cukup bagus.

Sehingga, dirinya berharap penerusnya ini bisa mempunyai teguh nilai-nilai luhur dan komitmen Nusantara.

“Mudah-mudahan Cirebon layaknya Yogya, sehingga kehadiran sultan bukan hanya tanda saja, tapi juga ruh & gerakan Kesultanan Cirebon, ” harapnya.

Tatkala menurut Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, dirinya menghormati tradisi yang sudah ada ratusan tahun bagaikan di Keraton Kasepuhan Cirebon. Sebelumnya, dia dan almarhum Sultan Gaek XIV sangat bersahabat baik, bahkan seperti teman dekat.

“Kita doakan supaya semua permasalahan yang terjadi, bisa diselesaikan secara baik-baik, ” tuturnya saat menghadiri penobatan PRA Luqman Zulkaedin menjadi Sultan Sepuh XV. (*)