September 18, 2020
Mengaku Sangat Cinta Indonesia, Ini Suruhan Mahasiswa Palestina saat HUT RI ke-75

Mengaku Sangat Cinta Indonesia, Ini Suruhan Mahasiswa Palestina saat HUT RI ke-75

TIMESINDONESIA, TUBAN – "Banyak orang di Palestina kalau merayakan kemerdekaan tidak merasakan bahagia, karena kita masih belum ada kemerdekaan berkebebasan, " sirih Ihsan Badran Fakhry Idrees, mahasiswa Palestina kelahiran Kota Hebron, masa membuka pembicaraan tentang HUT RI dan makna merdeka bersama Pewarta Times Indonesia di Kabupaten Tuban, Jawa Timur, Kamis, (20/08/2020).

TIMESINDONESIA, TUBAN – “Banyak orang di Palestina kalau merayakan kemerdekaan tidak merasa enak, karena kita masih belum tersedia kemerdekaan berkebebasan, ” kata Ihsan Badran Fakhry Idrees, mahasiswa Palestina kelahiran Kota Hebron, saat menelungkupkan pembicaraan tentang HUT RI dan makna merdeka bersama Jurnalis Times Indonesia di Kabupaten Tuban, Jawa Timur, Kamis, (20/08/2020).

Kalimat yang dilontarkan Ihsan, mahasiswi S2 Fakultas Ikatan Internasional (HI) Jurusan Perdamaian & Keamanan Universitas Airlangga (Unair) Surabaya ini, sontak membuat bulu awak merinding.

Dia menceritakan bahwa konflik dengan terjadi di negerinya tersebut, menyusun sebagian besar penduduk Palestina hidup di bawah payung kemerdekaan dengan semu. Rakyat Palestina serasa terkungkung dalam labirin besar yang terpagar rapat. Sebab tidak mudah bagi warga Palestina untuk bisa berpergian keluar masuk dari kota kepala ke kota lain seperti di Indonesia.

Setiap warga Palestina yang ingin keluar dari kota tempat dia tinggal, harus melewati cek poin pemeriksaan yang sangat ketat. & itu berlaku di hampir semesta wilayah di negara Palestina tersebut.

“Yang paling aku suka di Nusantara ini adalah freedom atau kemandirian. Di sini kita bisa kemana selalu tanpa ijin siapapun. Kalau dalam Palestina banyak cek poin pemeriksaannya, bahkan untuk pergi ke mulia kota lain saja sangat suram, ” beber gadis kelahiran 5 Juli 1992 ini.

Selama tinggal pada Indonesia sejak 2017 lalu, Ihsan mengaku sangat mencintai orang serta negara Indonesia. Menurutnya, warga Nusantara sangat ramah dan baik. Meski banyak suku, agama dan adat yang berbeda mereka tetap menyatu dalam kebersamaan atau istilahnya Bhineka Tunggal Ika.

“Enggak usah khawatir letak di indonesia. Walaupun beda keyakinan budaya semuanya sama. Itu yang aku suka dari Indonesia. Mereka baik hati dan suka menolong. Aku di sini lebih tenteram, ” cerita Ihsan yang hobi menggambar ini.

Kecintaan Ihsan pada negara Indonesia ini pun ia buktikan dengan berkunjung ke makam Ir Soekarno di Blitar saat peringatan proklamasi kemerdekaan bangsa Indonesia. Pada sana ia mendoakan agar segenap rakyat Indonesia tetap dalam perbaikan, persatuan dan kesatuan.

Selain ke makam bung Karno, Ihsan juga menyediakan waktu untuk ikut mengibarkan standar merah putih di Pantai Coro, Kabupaten Tulungagung. Baginya Indonesia ialah rumah ke dua. “Aku sering dan cinta indonesia, aku merasa indonesia sebagai rumah ke perut saya selain Palestina, ” sambungnya.

Di menjelang akhir study S2 di Indonesia ini, gadis yang menyenangi masakan Rendang ini mengaku sangat sedih karena harus pulang di dalam waktu dekat ini. Ia mengaku masih betah tinggal di Indonesia.

“Saya senang bisa pulang dan bertemu lagi dengan keluarga di Palestina setelah 3 tahun tinggal dalam Indonesia. Tapi saya juga benar sedih, Karena aku akan benar merindukan Indonesia dan rakyatnya, ” tutur Ihsan dengan suara manis.

Banyak hal yang ia rindukan, pokok selain masyarakatnya yang sangat elok. Budaya tradisional di sini serupa banyak dan menarik bagi dirinya. “Saya suka tarian tradisional, musik tradisional gamelan, dan kain menggambar Indonesia. Semua budaya tradisional Nusantara sangat menarik dan berkesan untuk saya, ” imbuhnya.

Dan pada HUT RI ke-75 ini, mahasiswa Palestina ini berpesan kepada seluruh anak buah Indonesia supaya tetap menjaga kebersamaan, kebhinekaan dan kerukunannya. “Tetap pertahankan jatidiri bangsa Indonesia. Itu dengan membuat Indonesia dicintai banyak karakter, ” ucap Ihsan Badran Fakhry Idrees. (*)