November 24, 2020
Wisata Religi Makam Gus Dur Jombang Masih Tertutup untuk Peziarah

Wisata Religi Makam Gus Dur Jombang Masih Tertutup untuk Peziarah

TIMESINDONESIA, JOMBANG – Seiring implementasi adaptasi kebiasaan baru, banyak destinasi wisata religi mulai membuka muncul. Meski demikian, lokasi Wisata Kepercayaan Makam Gus Dur (Presiden Ke-4 RI KH Abdurrahman Wahid) masih tertutup untuk peziarah. Makam dengan berlokasi di Kompleks Maqbaroh Masyayikh Tebuireng itu mulai ditutup sejak 16 Maret 2020.

TIMESINDONESIA, JOMBANG – Seiring penerapan adaptasi tata cara baru, banyak destinasi wisata kepercayaan mulai membuka diri. Meski begitu, lokasi Wisata Religi Makam Gus Dur (Presiden Ke-4 RI KH Abdurrahman Wahid) masih tertutup buat peziarah. Makam yang berlokasi dalam Kompleks Maqbaroh Masyayikh Tebuireng tersebut mulai ditutup sejak 16 Maret 2020.

“Perlu kami tegaskan bahwa kehormatan penutupan akses makam untuk peziarah masih tetap berlaku, sesuai surat Pengasuh Pesantren Tebuireng Nomor 1524/I/HM 00 01/PENG/2020 tanggal 14 Maret lalu, ” terang Sekretaris Pesantren Tebuireng, Abdul Ghofar.

Penegasan ini, sirih Gus Ghofar, perlu disampaikan memikirkan ada sebagian masyarakat yang memperhitungkan lokasi wisata Makam Gus Dur sudah dibuka untuk peziarah.  

“Jadi status makam masih tetap ditutup untuk peziarah hingga ada pemberitahuan lebih lanjut. Kami mohon kelompok yang hendak mendoakan Gus Dur dan masyayikh Tebuireng cukup dilakukan dari rumah masing-masing, ” tandasnya.

Tatkala, Juru Bicara Gugus Tugas Pondok Tangguh Tebuireng Nur Hidayat menyuarakan, saat ini energi seluruh pemimpin pesantren yang didirikan Hadlratus Syaikh Hasyim Asy’ari itu masih berfokus pada persiapan mengaktifkan kembali kesibukan di pesantren.  

“Santri yang diundang kembali ke pondok pada 20 Juli lalu telah selesai menjalani karantina dan memulai pembelajaran semenjak awal Agustus. Saat ini kami sedang mempersiapkan kedatangan kloter ke-2 untuk memastikan kondisi mereka segar dan prima saat memasuki pondok dan memulai kegiatan, ” imbuh Hidayat.

Lokasi makam Gus Dur terdapat di dalam kompleks Pesantren Tebuireng. Di lokasi yang sama secara tempat munajat para peziarah, para-para santri menjalani kegiatan pengajian rutin sehari-hari.

“Demi keselamatan dan kesehatan warga pesantren, kami berharap masyarakat mengarungi keputusan tersebut. Sebab, amanat jongos kepada seluruh pengurus adalah mendaulat keselamatan dan kesehatan santri sebagai prioritas utama, ” tegasnya.

Pada akhir Agustus yang bertepatan dengan Hari Raya Idul Adha, Pesantren Tebuireng untuk pertama kalinya memfungsikan Langgar Ulul Albab sebagai tempat salat Jumat. Masjid Ulul Albab ialah masjid kedua di Tebuireng dengan diresmikan oleh Presiden Bacharuddin Jusuf Habibie bertepatan dengan seabad usia pesantren tersebut. Sementara Wisata Religi Makam Gus Dur. (*)