November 24, 2020
Masyarakat Noebesa Terima BLT Dana Desa Bulan April-Juni

Masyarakat Noebesa Terima BLT Dana Desa Bulan April-Juni

TIMESINDONESIA, TIMOR TENGAH SELATAN – Masyarakat Tempat Noebesa, Kecamatan Amanuban Tengah, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) menyambut Bantuan Langsung Tunai Dana Dukuh (BLT Dana Desa) untuk 3 bulan terhitung bulan April-Juni, di Selasa (30/6/2020).

TIMESINDONESIA, TIMOR TENGAH SELATAN – Masyarakat Desa Noebesa, Kecamatan Amanuban Tengah, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) menerima Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT Uang Desa) untuk tiga bulan terhitung bulan April-Juni, pada Selasa (30/6/2020).

Sebesar 31KK mendapatkan bantuan pengaman baik akibat covid-19 untuk tiga bulan sebanyak Rp. 1. 800. 000. Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Sekretaris Dinas Pemberdayaan Kelompok dan Desa ( SekDis PMD) Kabupaten TTS, Zem Lake.

Pada kesempatan tersebut, Lake memuji transparansi Lurah Nobesa, Richab Djitro Akailupa terkait penggunaan anggaran Dana Dessa. Selain itu, Lake menilai Djitro berkecukupan mengurangi konflik dalam masyarakat terpaut penerima BLT Dana Desa  dengan menempelkan nama-nama penerima BLT Uang Desa di depan kantor Dukuh.

“Saya apresiasi Kepala Desa Nobesa karena transparan kepada masyarakat terkait penerapan Dana Desa, ”  ujar Lake.

Lanjut Lake, sebagai umat yang ber-Tuhan, harus mensyukuri setiap berkat yang diperoleh. Lake mengingatkan masyrakat untuk tidak meluoakan Sang Penguasa era memperoleh berkat.

Lake berharap bantuan dengan diperoleh, meskipun jumlahnya tidak teralu banyak, masyarakat harus menggunakan bantuan tersebut secara bijak untuk memenuhi semua kebutuhan rumah tangga.

“Manfaatkan dengan baik untuk penuhi kebutuhan panti tangga, untuk beli seragam bujang Sekolah atau kebutuhan lainnya, ”  jelas Lake.

Camat Amanuban Tengah, Welhelmus Boymau pada kesempatan tersebut mengingatkan masyarakat penerima BLT untuk tidak salah menggunakan bantuan tersebut, pertama tidak menggunakan uang tersebut untuk konsumsi minuman keras (miras).

“Jumlahnya kurang, tapi bisa bermanfaat untuk penuhi kebutuhan rumah tangga. Jangan digunakan untuk beli sopi (miras)”, sirih Boymau.

Sementara itu, Kepala Desa Noebesa, Richab Djitro Akailupa dihadapan masyarakat, Sekretaris Dinas PMD, Camat Amanuban Tengan, Danramil 1621-02/Amanuban Tengah dan Kapolsek Amanuban Tengah, Djitro mengirimkan, Pemerintah Desa mengalokasikan Dana Daerah sebesar Rp. 86. 400. 000, – untuk 32 KK penyambut manfaat BLT Dana Desa. Tetapi ada 1 KK yang sudah meerima Bantuan Sosial Tunai (BST) beberapa waktu lalu sehingga jumlah penerima berkurang menjadi 31 KK.

“Satu KK sudah mendapat BST kaum waktu lalu, sehingga tidak mampu menerima BLT Dana Desa sedang. Dana yang disiapkan untuk mulia KK itu akan disilpakan serta akan digunakan tahun 2021, ”  ujar Djitro.

Selain 31 KK penyambut BLT Dana Desa, ada 35 KK yang mendapatkan BST. Buat penerima PKH di Desa Noebesa sebanyak 99 KK, dan penerima BPNT sebanyak 37 KK.

Djitro menguatkan, tidak ada persoalan dalam penetapan penerima BLT Dana Desa, meski sebelumnya sempat beberapa kali melangsungkan perubahan data penerima akibat harus menyesuaikan dengan data penerima BST dari Kementrian Sosial.

“Tidak ada masalah seperti pendobelan penerima bantuan. Selain itu, semua warga tercover tumpuan sosial dimasa pandemic covid-19 itu, ”  kata Djitro.

Djitro menjelaskan, para penerima manfaat BLT Dana  Kampung akan menerima bantuan untuk 3 bulan kedepannya, dengan nominal Rp. 300. 000, – per bulan. Djitro berharap, bantuan tersebut sanggup meringankan beban masyarakat akibat pandemic covid-19.

“Penerima BLT Dana Desa tersebut nantinya akan terima masing-masing Rp 900. 000  lagi untuk 3 bulan. Sehingga total masyarakat mendapatkan Rp 2. 700. 000  selama masa pandemi  ini, ”  habis-habisan Djitro. (*)