September 18, 2020
Dianggap Hina Sultan Hamid II, Sultan Pontianak Polisikan Abu Janda

Dianggap Hina Sultan Hamid II, Sultan Pontianak Polisikan Abu Janda

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Penghinaan yang diduga dilakukan oleh eks Besar Badan Intelejen Negara (BIN) Hendropriyono dan pegiat media sosial, Permadi Arya alias Abu Janda di dalam Sultan Hamid II berbuntut lama.

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Penghinaan yang diduga dilakukan oleh eks Kepala Badan Intelejen Negara (BIN) Hendropriyono dan pegiat media sosial, Permadi Arya pedengan Abu Janda pada Sultan Hamid II berbuntut panjang.  

Hal tersebut setelah Sultan Pontianak  ke-IX Kalimantan Barat, Syarif Machmud Melvin Alkadrie akan melaporkan keduanya kepolisian.

Syarif Machmud Melvin mengaku  tak terima secara pernyataan Hendropriyono yang menyebut Sultan Hamid II sebagai penghianat keluarga Indonesia.

Tak hanya Hendropriyono dan Serbuk Janda yang akan dipolisikan, ia juga berencana melaporkan sebuah akun YouTube Agama Akal TV dengan telah menyiarkan pernyataan Hendropriyono ke Polda Kalbar.

“Dalam waktu dekat ini saya akan melaporkan Hendropriyono, Lebu Janda dan akun YouTube Pegangan Akal TV ke Polda Kalbar. Laporan itu terkait penghinaan terhadap kakek saya Sultan Hamid II, ” ujar Syarif Machmud Melvin Alkadrie seperti dikutip  dari Suara. com, Minggu (28/6/2020).

Dalam video yang diunggah di Channel Youtube Tepat TV tersebut membuat semua anak besar kesultanan Pontianak tersinggung & merasa dilecehkan.  

“Sultan Hamid II merupakan kakek kami, beliau bukan penghianat bangsa. Sultan Hamid II pahlawan yang telah berkorban memperjuangkan kemerdekaan RI, dan perancang petunjuk Burung Garuda. Jadi, apabila ada yang mengatakan Sultan Hamid II penghianat bangsa kami keluarga kesultanan Pontianak tidak terima, ” terangnya

Melalui kuasa hukumnya, Syarif Machmud Melvin meminta agar nama baik Tuan Hamid II segera dipulihkan. Serta setelah adanya laporan ke Polda Kalbar akan mengirimkan surat somasi kepada Hendropriyono.

“Setelah lapor ke petugas, nanti melalui kuasa hukum saya akan mengirimkan surat somasi kepada Hendropriyono. Dan proses hukum mau kami kawal hingga ke meja hijau. Saya minta kepada masyarakat agar tetap tenang dan setia, ” ungkap Syarif Machmud Melvin, kuasa hukum Sultan Pontianak mengenai rencana melaporkan Abu Janda dan Hendropriyono ke polisi. (*)